Schedule per Januari 2007

5 Jan    Duel Idol RCTI 20.00 - selesai

7 Jan    Audisi Idol di Medan

8 Jan    Perform Hugos Malang

9 Jan    Promo Radio, Malang

12 Jan  Perayaan Natal Bank Niaga, JKT

14 Jan  Shaga Fitness, Exhibition Mall Taman Anggrek, JKT 15.00 - selesai

15 Jan  Perform Hugos PKN Baru

19 Jan  Promo Radio, SBY

20 Jan  Perform Colours, SBY 

22 Jan  Perform Hugos Yogya

23 Jan  Promo Radio, Ygy

24 Jan  Promo Radio, Solo

26 Jan  Perform w/ Terry, KamSut, Bali

27 Jan  Audisi Idol, Makasar

29 Jan  Perform Hugos, SMG

30 Jan  Promo Radio, SMG

Note : Jadwal dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan

One: Pembuktian Seorang Judika

Album: One
Artis: Judika
Sonny BMG

Judika, runner-up Indonesian Idol musim kedua, akhirnya merilis album pertamanya. Dijuduli One, album ini mengeksplorasi musikalitasnya yang variatif. Debut yang — secara mengejutkan — menarik, dari seorang jebolan kontes popularitas.

Dari semua debut album pemenang Indonesian Idol, rasanya baru album Judika yang enak didengar di telinga. Dengan tidak menghitung album Joy yang dilematis, Album Delon didominasi nada-nada slow nan romantis yang boring, dan album Mike Mohede, walau berusaha menjejak di wilayah amannya (R&B), sungguh sangat disayangkan kurang mampu mengeksplorasi vokalitasnya yang luar biasa.

Judika adalah kasus yang berbeda. Masih ingat di ingatan kita ketika Panggung Spektakuler Indonesian Idol musim kedua menyisakan 2 finalis dengan keistimewaan masing-masing. Mike si Suara Malaikat, dan Judika yang memiliki suara yang powerful, cenderung nge-rock dan maskulin. Saking powerfulnya vokal Judika, pemuda kelahiran Sidakalang, Sumatera Utara ini beberapa kali dituding juri over acting.

Tapi di situlah letak keistimewaan Judika. Dengan bekal power suara seperti itu, Judika merilis album pertamanya. Sungguh beruntung, album Judika di-support barisan pencipta lagu yang mampu menangkap maskulinitas suaranya. Sebut saja Dewiq, Pay dan Bongky yang meng-highlight vokal nge-rock Judika. Atau Ari Bias, Harry Budiman dan Andi Rianto untuk nuansa yang lebih nge-pop. Lagu-lagu dalam album ini berisikan elemen Sweet Rock, Jamaica Raggae, Acapella hingga genre yang standar, Pop Ballad.

Hah? Jamaica Raggae? Ya, betul. Secara menarik, lagu lawas James F. Sundah yang pernah dipopulerkan Ruth Sahanaya, Astaga, dinyanyikan kembali oleh Judika dengan gaya semi Acapella dan didominasi warna Jamaica Raggae. Di sini ia mengajak teman-teman lamanya di Antero Boys, yang sekarang bertransformasi menjadi Penta Boyz.

Bukan Rayuan Gombal dan Malaikat menjadi komposisi Sweet Rock yang cukup ear-catching. Khusus untuk lagu pertama, cukup tepat dijadikan opening song. Menurut Judika, lagu ciptaan Aris ini "Gue Banget" karena kecenderungannya menyukai lagu berlirik straight-forward: tidak puitis, harafiah, tapi jujur. Beberapa lagu memiliki reffrain yang dirancang untuk mengeksplorasi lengkingan khas Judika, yang beberapa kali dituding juri Indonesian Idol over acting: Bukan Salah Kita, Ketulusan dan Cinta Terpendam. Bukan Untuk Dimengerti adalah nomor poppish yang cukup asik. Oya, Maya "Idol" juga menyumbang suaranya yang girlie itu untuk bagian bridge dan backing vocal lagu ini. Raja Inggris lagi-lagi menonjolkan nuansa rock Judika.

Tracklist:
1. Bukan Rayuan Gombal
2. Malaikat
3. Astaga
4. Bukan Salah Kita
5. Bukan Untuk Dimengerti
6. Raja Inggris
7. Aku Masa Lalu
8. Aku
9. Ketulusan
10. Cinta Terpendam

Recommended songs:
1. Bukan Rayuan Gombal — intro-nya mengingatkan kita pada Blaze of Glory-nya Jon Bon Jovi
2. Malaikat
3. Astaga

(putri)


Sumber: SonyBMG

God Bless U Riris

Thanks banget utk suratnya….

Thanks banget utk ‘care’nya…

Sukses juga utk Riris dan salam untuk Judikaholic di Medan dan sekitarnya. Kalau aku ada show di medan dan sekitarnya, pengurus Judikaholic akan menghubungi Riris. Semoga Riris bisa joint dgn Judikaholic yg di Jkt via forum judikasihotang.com.

Kalau bisa ajakin lagi teman2 yang lain joint menjadi Judikaholic. Siapa tau bisa bikin Gathering di Medan dan aku pasti dateng….

Salam Judikaholic ( ONE )